Babak belur, babak baru

by | Jun 4, 2020 | Lyfe Happens, Post Bahasa Indonesia

“Sabar ya Cit, sumpah gw masih gak nyangka ini kejadian langsung ke lo. Bener-bener kayak di film-film.” kata sahabat terlama gw, temen gw dari kecil gw nyeritain update permasalahan yang lagi gw hadapi dan menimpa orang terpenting dalam hidup gw saat ini.

Iya gw pun gak nyangka kalo hal yang biasa gw liat di film-film ternyata beneran kejadian ke gw dan orang yang gw sayang. If you dont know, read this.

Ini adalah titik terendah dalam hidup gw. Gw pernah melabeli kejadian lain dalam hidup gw sebagai titik terendah gw yang udah berhasil gw lewati dengan kerja keras gw, tapi ternyata gak ada apa-apanya sama sekali dengan apa yang sekarang gw hadapi, karena yang sekarang berhubungan dengan nyawa, sesuatu yang kita gak punya kontrol atas itu, baik nyawa kita atau nyawa orang lain yang kita sayang.

Dalam hidup, gw udah pernah jatuh berkali-kali karena pilihan hidup gw yang gak mau ngikutin pattern hidup mainstream, so seringnya gw harus berjalan, jatuh dan bangkit sendirian. Orang bisa suka atau gak suka dengan gw, karena kesannya gw sombong lah, atau apa lah, tapi mereka juga tau kalo gw bukan cewek lemah. Gw tau gw kuat, tapi gw juga gak nyangka gw masih bisa berdiri di titik ini. Ini adalah babak belur babak baru bagi gw, level kesulitannya pun naek berkali-kali lipat.

Gw sempet marah dengan hidup. Marah kenapa harus dia, kenapa harus gw, kenapa hidup harus gak adil. Kenapa orang jahat atau orang gak berguna hidupnya bisa gampang, kenapa orang baik hidupnya banyak cobaan. Apa mending gw jadi bajingan aja biar hidup gw sehat, daripada capek-capek gw plant-based diet dan olahraga, kalo ternyata rahasia hidup sehat adalah jadi orang jahat atau orang bego, look at Donald Trump atau Syekh Puji.

Well, in general gw tau cara memotivasi diri gw. Gw jarang butuh disemangatin orang lain, karena pengalaman gw kalo gw curhat ke orang juga belom tentu juga orang ngerti dan bener-bener peduli, so I always rely on myself. Seperti yang udah gw tulis di postingan-postingan sebelumnya, this affected me a lot dan udah berbulan-bulan gw struggling dengan ini, parahnya di akhir bulan kemaren saat dokter kasih verdict 6 bulan. I literally fell on the floor crying and for days I questioned myself, “what’s more to live?” . Gw kehilangan passion pada semua hal yang biasanya gw suka bertahun-tahun atau dari kecil. It’s just gone. The version of me I used to know was gone.

Untungnya gw masih punya logic, walau pun hati gw belum sembuh, otak gw tau ini salah. Gw bukan orang yang gampang dikontrol perasaan, if my heart and brain say two different things, gw lebih sering ngikutin kepala, karena bagi gw, ada alasan kenapa yang di atas itu otak, bukan perasaan. Tapi, seperti semua dalam hidup, we dont always find the answer rightaway. Gw lalu bertanya ke internet (FB groups internasional, IG dll), “If you’ve been in a difficult situation before and you made it through, please share it with me, I really need it right now.” dan gw kasih tau penyebabnya, efeknya ke pekerjaan gw gimana, dll. Gw dapet beberapa respon, semua respon sebenernya niatnya positive, tapi 80% isinya negatif. Negatif maksudnya, mereka kebanyakan orang yang udah ngelaluin hal yang sama tapi hidup masih belum menjadi lebih baik bagi mereka. Isinya kebanyakan kira-kira gini, “I lost my (person) 8 years ago and I hope I can tell you a different thing, but unfortunately I cant. Things don’t get better. I suggest you to go to psychiatrist, I wish I had done that sooner.” dan semacamnya. Dua-tiga komen pertama yang seperti itu, I was scared. I was scared that things also won’t get better for me, dan gw gak mau bergantung pada obat, apalagi obat mental. Lalu setelah itu makin banyak komen serupa membuat gw sadar that I’m not gonna be like these people, I’m not gonna drift myself away when I lose someone to death, because death is part of life. Kalo memang dia akan pergi, tetep aja ini gak akan menjadi satu-satunya kehilangan yang akan gw hadapi dalam hidup. Toh gak ada bedanya kehilangan mereka minggu depan atau 50 tahun lagi, sedihnya akan tetap sama, because I love that person, liat aja kisah Habibie-Ainun.

Beberapa hari lagi gw ulang tahun yang ke 30. Dari umur gw 25 tahun, gw udah menanti-nanti untuk memasuki umur kepala tiga dan empat karena perempuan-perempuan keren yang gw kagumi, mereka semakin tua semakin keren. Gw gak peduli dengan fisik, cantik fisik is overrated dan gampang dicapai, hari gini mah muka mau diganti kayak apa aja bisa asal mau diboongin klinik kecantikan, tapi kalo cantik otak susah dicapai. Dari gw umur 25, gw penasaran gw bakal jadi Cihud yang seperti apa. Gw tau saat itu gw masih wake-up call, masih mencari-cari, tapi gw yakin gw akan punya sesuatu yang gw gak punya saat itu lima tahun kemudian, entah itu skill, income/ rate, knowledge, dll. Dan to be honest, kalo diri gw lima tahun lalu ketemu diri gw yang sekarang, dia gak akan kecewa. Walau pun gw memang masih jauh dari apa yang gw harapkan, tapi gw udah maju lebih jauh dari gw saat itu.

Lalu hal ini kejadian, membuat perjalanan panjang gw itu gak gw hargai sendiri. Apa segininya cobaan untuk masuk ke umur keren?

Gw mulai aktif yoga lagi. Karena gw udah ambil yoga teacher training, gw udah lebih mengerti tentang pemusatan fikiran, badan dan perasaan pada the moment of now. Yoga is about connecting to the self and to the present moment. Disitu gw merasa bersalah kepada jantung gw, hati, usus, darah, dan semua yang bekerja untuk tubuh gw, bahwa gw telah gak menghargai mereka. Mike is indeed an important figure in my life, tapi yang memompa darah gw, menjaga gw dari sakit, is not Mike. It’s my body. I have to respect my body before I respect somebody.

Gw tadinya berfikir apa gw bener-bener berhenti kerja aja dulu selama setahun atau dua tahun, walau pun tabungan gw udah menipis, tapi masih cukup kalo untuk tinggal di Indonesia gak ngapa-ngapain. Permasalahannya, apakah gw mau ngebuang hidup gw selama dua tahun? Kalo hidup adalah sosok antagonis, maka melihat gw menyerah adalah yang dia inginkan, I’m not gonna give it to her.

Orang baik memang banyak, tapi orang yang pingin lihat hidup lo susah atau lo nyerah, lebih banyak. I’m not gonna give it to them.

Terus, beberapa lalu gw dikirimin mesin jahit endorse-an dari salah satu perusahaan mesin jahit internasional. Setelah gw review, barangnya gw kasih untuk giveaway buat subscribers gw, syaratnya mereka share video yang mana aja dan bikin caption yang personal kenapa mereka suka videonya. Walopun emang sih, ini orang-orang mungkin ‘perez’ aja karena ikutan giveaway, tapi captionsnya mereka membuat gw terharu, gimana hasil karya gw, baik video dan tulisan, membantu dan menginspirasi mereka. Hal ini membuat gw berfikir, masa iya gw mau berhenti disini? Mati raga memang kita gak punya banyak kontrol, tapi mati jiwa masih bisa dikontrol.

So I decided to go back to the arena. Untungnya, baru aja gw kepikiran begitu di awal bulan Juni ini, previous client menghubungi gw dan nawarin project yang lumayan (USD 1000) untuk hal yang bisa gw selesein dalam 7-10 hari. Dan client lain juga kasih kerjaan kecil-kecilan (USD 150) dan udah gw selesaikan dalam 2 hari, dan ini masih first week of June. Untuk hidup gw udah cukup dari affiliate link gw beberapa ratus dollar. Saat ini, dalam ngerjain kerjaan gw ini gw masih ngerasa flat aja, so kayak robot, karena as I’ve said, otak gw masih bisa mikir but my heart is still healing. Itu dia enaknya kalo mempelajari teori dan prinsip design, gak harus bergantung dengan mood lagi kalo kerja, tinggal inget aja teorinya.

Emang kalo ngikutin hati doang, keinginan gw untuk gak ngapa-ngapain saat ini sebenarnya lebih besar. Tapi gw inget, yang namanya pertemuan ada perpisahan, kalo gak cerai ya ajal. Kalo gw kehilangan seseorang—dengan reason apa pun—gw gak boleh kehilangan diri gw juga. Mungkin kedengerannya gw mengobati diri gw dengan duit, well, mungkin iya mungkin enggak, I don’t deny it. Toh apalagi dan siapalagi yang bisa bantu gw saat ini kalo bukan duit dan karya gw sendiri. Kehilangan pasti sakit, tapi kalo gak ada duit dan gak ada karya, lebih sakit lagi. Setelah gw submit kerjaan gw kemaren, client-client gw kasih compliments dan mereka suka, dan itu membuat harapan gw tumbuh lagi sedikit-sedikit.

Selama masih bisa bernafas, gw harus tetep berlanjut. Life may punch me hard, but I’ll come back stronger. Dari pengalaman pernah jatoh berkali-kali, I’ve learned how to rest, not to quit. Gw tutup babak belur ini dan mulai babak baru.

And I don’t grow old, I grow golden. You want to see me give up?? Well, NOT TODAY, SATAN!

About the gal

Hey there!

I'm Citra Ayu, a fashion designer-turned-graphic designer, living her best life in Bali, Indonesia. A creative soul with a restless mind who’s not afraid of trials and errors and then shares them to the world. Has a Youtube channel about sewing-and-design-related stuff. Been attached to the internet since 1998. This blog is the digital documentation of my life journey and thoughts from time to time. Click here to read more about me. 

Join the email tribes!

Stay in touch and be the first to know whenever I update new content! Choose the mailing list based on your interests (you can sign up to one or all of them!). My mailing lists are where I share my freebies and tips and tricks!

 

On Youtube:

3 Comments

  1. Veronika Gadis

    Yeah, you go, Girl! Mike doesn’t want you to give up either..
    You’re a fighter just like him!

    Reply
  2. Vina Ame

    Yeah, let’s fight!
    You are so strong and I respect you for that 🙂

    Reply
  3. Januar

    Thank you banget buat tulisan ini kak!!!

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

About the gal

Hey there!

I'm Citra Ayu, a fashion designer-turned-graphic designer, living her best life in Bali, Indonesia. A creative soul with a restless mind who’s not afraid of trials and errors and then shares them to the world. Has a Youtube channel about sewing-and-design-related stuff. Been attached to the internet since 1998. This blog is the digital documentation of my life journey and thoughts from time to time. Click here to read more about me. 

Join the email tribes!

Stay in touch and be the first to know whenever I update new content! Choose the mailing list based on your interests (you can sign up to one or all of them!). My mailing lists are where I share my freebies and tips and tricks!

 

On Youtube:

More posts on the blog

Get in touch!

Wanna say 'Hello'? Awesome! I'd love to hear from you! But first, HOUSE RULES1.) Be Nice, 2.) Don't try to pitch me anything. Cool with that? Fill out the form below and I'll get in touch with you 😀 

2 + 1 =